Jumat, 08 April 2016

Pengaplikasian Strategi SWOT #Kuliah 6


Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera bagi kita semua, karena hingga saat ini kita semua masih diberikan nikmat sehat, nikmat panjang umur. Sehingga pada kesempatan kali ini saya akan menulis sebuah hasil pembelajaran saya di kuliah yang ke-6  ini. Setelah di kuliah sebelumnya saya membahas tentang teori analysis SWOT, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang penerapan/pengaplikasian SWOT di dalam dunia bisnis.

Di dalam kenyataannya, pengaplikasian analisis SWOT merupakan :
Bagaimana Strength (kekuatan) dapat mengambil keuntungan dari Oppurtunity (peluang) yang ada.
Bagaimana mengatasi Weakness (kelemahan) yang dapat mencegah keuntungan dari Oppurtunity (peluang) yang ada.
Bagaimana Strength(kekuatan) mampu menghadapi Threat ( Ancaman ) yang ada.
Bagaimana  mengatasi Weakness (kelemahan) yang mampu membuat ancaman menjadi nyata/ menciptakan sebuah ancaman baru.

Saya beserta kelompok diminta untuk mempresentasikan tentang produk apa yang ingin kita jual, dan alhamdulillah kami telah berhasil membuat suatu produk makanan ringan berupa makroni goreng dengan banyak varian rasa, kurang lebih higga saat ini ada 9 varian rasa.

Di kritisi oleh dosen kami bahwa kesalahan dalam produk kami adalah mengenakan logo/lambang gambar binatang babi pada bungkus kemasan yang dapat menimbulkan kontroversi atas produk kami dalam segi kehalalan produk.
Disitulah sisi kelemahan produk kami yang telah di kritisi oleh dosen kami. Tidak hanya itu saja kami juga tidak mencantumkan label ingridents akibatnya kurang rasa kepercayaan konsumen  terhadap bahan baku yang digunakan dalam membuat produk kelompok kami.

Sekian dari kuliah yang ke 6, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum wr.wb

Rabu, 06 April 2016

Rencana Bisnis ( Business Plan) # Kuliah 5


Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera bagi kita semua, karena hingga saat ini kita semua masih diberikan nikmat sehat, nikmat panjang umur. Sehingga pada kesempatan kali ini saya akan menulis sebuah hasil pembelajaran saya di kuliah yang ke-5  ini. Berbeda dari minggu-minggu sebelumnya dimana selama 2 kali pertemuan, kita masih membahas tentang lika-liku UKM dan Entrepreneurship. Kali ini kita (kelompok 7) dimintan untuk menuyusun sebuah business plan / rencana bisnis.

Tentu bukan hal mudah dalam menjalankan sebuah bisnis yang akan dimulai, butuh pemikirin yang matang serta ide-ide kreatif, konsep-konsep pun juga diatur sedemikian rupa, sehingga dapat meminimalisir efek negatif dari bisnis tersebut.

Sebelum memulai Business Plan tersebut, dosen pembimbing saya meminta agar kami membuatkan sebuah proposal, sebagai berikut :

 "Bentuk Formal Bisnis Plan"

  • Halaman depan
  • Daftar Isi
  • Rangkuman Eksekutif 
  • Penjelasan Tentang Perusahaan
  • Pemasaran
  • Barang dan Jasa yang di hasilkan ( Tahapan & Proses Produksi)
  • Usaha meningkatkan penjualan
  • Permodalan
  • Lampiran
Di dalam proposal tersebut juga berisikan tentang :
  1. Pemilihan bahan baku
  2. Cara Pembuatannya
  3. Waktu yang diperlukan
  4. Jumlah yang dihasilkan
  5. Jumlah Pegawai yang diperlukan
  6. Tahapan proses produksi
  7. Evaluasi
Proposal ini dikirimkan oleh masing-masing ketua kelompoknya via email dengan format (*doc).



Setelah kelompok kami menentukan bisnis apa yang akan kita jalani, maka kita harus mempertimbangkan serta memikirkan konsep Analisis SWOT :

S = Strengths / Kekuatan
       Merupakan suatu pertimbangan tentang kekuatan apa yang dimiliki oleh produk kami, sehingga mampu bersaing dengan produk lainnya. Dan berakibat pada peningkatan penjualan produk kami.

W = Weaknesess/ Kelemahan
        Merupakan suatu daftar kelemahan yang dimiliki dari produk kami, sehingga menimbulkan hal negatif terhadap produk kami. Dan berakibat pada penurunan penjualan pada produk kami

O = Opportunities / Kesempatan
       Merupakan suatu pertimbangan untuk mengembangkan produk kami dengan melihat berbagai peluang di lingkungan luar dan berpengaruh untuk memajukan serta mengembangkan produk kami

T = Threats
       Merupakan suatu pertimbangan untuk menganalisa ancaman dari luar terhadap produk kami, sehingga dapat menimbulkan kemunduran bagi produk kami.

Sekian pembelajaran yang dapat kita petik di kuliah saya yang ke-5 kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi pembacanya.
Wassalamualaikum wr. wb.

Masih Bingung memilih Entrepreneur atau UKM? Ini Bedanya #Kuliah 4



Assalamualaikum wr wb.
Salam sejahtera bagi kita semua, semoga kita tetap berada di dalam lindungan Allah SWT. Pada kesempatan kali ini saya akan menulis sebuah hasil pembelajaran saya di kuliah yang ke-4 kali ini, dimana pada tulisan kali ini merupakan sebuah lanjutan dari tulisan sebelumnya (#Tugas Entrepreneur 1). 

Pada tulisan saya sebelumnya kita telah mengenal bahwa yang menentukan seseorang berjiwa entrepren atau bukan adalah cara pandang dan sikap seseorang dalam melihat masa depan. Suatu tujuan apa yang harus seseorang lakukan untuk hidupnya kelak di hari tua. Atau mungkin kesiapan dalam melihat peluang di masa depan.

Jika teman-teman masih keliru ataupun bingung ingin memilih menjadi Entrepren ( pembisnis) atau memiliki sebuah UKM berikut ringkasan lengkap yang di berikan oleh dosen pembimbing saya :

1. Tujuan
    Dalam segi tujuan menjalankan usaha tersebut seorang pemilik UKM hanya bertujuan untuk mempertahankan hidup serta menafkahi keluarganya, sedangkan seorang Entrepren bertujuan untuk mengembangkan, berinovasi serta berekspansi terhadap bisnis yang ia jalani.

2. Jam Terbang
    Dalam mengelola suatu usaha diperlukan perjalanan waktu yang tidak sebentar, semuanya butuh proses hingga mencapai suatu titik klimaks (puncak). Biasanya seorang Entrepren memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis lebih lama, bahkan hingga puluhan tahun. Adanya kemampuan, keterampilan, serta pengalaman yang cukup lama, menjadikan seorang Entrepren tidak mudah tertipu dalam hal Usaha maupun berbisnis. Berbeda dengan pemilik UKM, jam terbang mereka di kisaran beberapa tahun saja, artinya tidak cukup lama dibandingkan dengan seorang Entrepren. Ini menjadi kan dimana seorang pemilik UKM memiliki peluang tertipu lebih besar di banding Entrepren dalam hal berbisnis.

3. Hasil
    Jika kita berbicara hasil, sangat jelas perbeedaan di antara keduanya, dimana seorang pemilik UKM biasanya bersistem pada hasil jangka pendek. Artinya dari hasil yang ia dapatkan selama berjualan ia habiskan saat itu juga. Tentu berbeda dari seorang Entrepren dimana hasil yang mereka dapatkan bersifat jangka panjang, mereka tidak menghabiskan secara langsung hasil yang mereka dapatkan. Sebagian besar Entrepren menggunakan hasil tersebut biasanya untuk membuka usaha yang baru, atau pun mengembangkan bisnisnya di masa depan.

4. Modal
    Faktor ini lah yang tentunya sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya suatu bisnis. Biasanya Modal membangun sebuah UKM lebih sedikit / kecil bila dibandingkan dengan Entrepren. Akibat perbedaan tersebut maka mengakibatkan dalam hal pendapatan. Biasanya dengan modal yang besar maka pendapatannya akan besar pula begitu juga sebaliknya.



Ada kalimat mutiara yang tercurah dari dosen pembimbing saya , yang mengetuk para mahasiswa beliau satu kelas khususnya saya sendiri, Beliau berkata bahwa "waktu merupakan biaya yang dikeluarkan dalam beberapa upaya untuk sebuah investasi" artinya adalah dalam menjalankan hidup ini, serta menghabiskan waktu, semuanya adalah terhitung investasi kita di masa yang akan datang. Seperti : Ilmu dll.

Sekian pembelajaran dari mata kuliah saya yang ke-4.
Wassalamualaikum wr wb.